Kelakar I

ANAK YANG DI BANGGAKAN
Suatu hari empat pria separuh baya bermain golf bersama di Lapangan Golf Pondok Indah. Sementara yang tiga bermain golf, pria keempat menuju “clubhouse” untuk membayar. Ketiga pria itu mulai ngobrol, membanggakan anak mereka.

Pria pertama, “Anak laki²ku adalah kontraktor rumah dan saking suksesnya dia memberi seorang temannya sebuah rumah baru di Puri Sriwedari lengakap dengan isinya dengan gratis.”

Pria kedua tak mau kalah, “Anak laki²ku seorang salesman mobil dan sekarang dia memiliki sebuah usaha dealer yang mengageni beberapa merek mobil. Dia sangat sukses dan saking suksesnya dia memberi temannya Mercedes baru dgn aksesoris lengkap plus berisi bensin penuh.

Pria ketiga sudah gatal ingin menyombongkan anaknya dan tak mau kalah dengan yang lain. “Anak laki²ku seorang broker saham dan dia sangat berhasil. Saking suksesnya dia memberi seorang temannya sebuah portofolio lengkap semua saham yang diperdagangkan di BEJ.

Pria keempat, setelah menyelesaikan urusan pembayaran, bergabung dengan ketiga rekannya. Pria pertama bilang,”Kita sedang membicarakan kesuksesan anak laki² kita. Ngomong², apa yang dikerjakan anakmu?”

Setelah menghela napas panjang, pria keempat itu menjawab,”Anak laki²ku seorang gay dan menjadi penari di sebuah klub gay. Saya tidak peduli dengan gaya hidupnya atau tariannya yang seronok, yang penting dia sangat sukses. Tiga pacar pria terakhirnya menghadiahi dia sebuah rumah di Puri Sriwedari lengkap dengan isinya, sebuah mobil Mercedes baru lengkap dengan aksesorisnya dan dengan bensin terisi penuh, dan pacar terakhirnya memberinya sebuah portofolio lengkap semua saham di BEJ.

MENGAPA PERLU KAWIN ? 

Udin baru berusia 14 tahun. Dia tahu yang minggu depan kakaknya yang sulung akan berkahwin.

“Kakak… kenapa akak mesti kahwin?”
Tanya Udin petah.

“Nanti Udin dah besar, Udin tau sendiri la… “,
jawab Kakak Udin.

Nyata Udin tidak berpuas hati dengan jawapan tersebut.

Esoknya seperti biasa, Udin akan bertandang ke rumah Harun dan Karim apabila balik dari kelas mengaji Quran. Harun dan Karim merupakan sahabat baik dan mereka menyewa sebuah rumah berhampiran dengan rumah keluarga Udin. Mungkin kerana sama-sama masih teruna, Udin selesa duduk melepak di rumah Harun dan Karim walaupun umur mereka jauh berbeza.

Semasa Udin sampai ke rumah bujang tersebut, Harun dan Karim sedang asyik menonton cerita kegilaan mereka, CSI-Vegas.

“Harun, kau tolong garu belakang aku! Aduh, gatalnya!” Pinta Karim.

“Ah, tak kuasa aku! Tulah! Aku suruh kahwin kau tak nak. Kalau tak, boleh gak bini kau tolong garu belakang.”
Balas Harun pula.

Udin tiba-tiba berasa amat gembira. Kini dia sudah dapat jawapannya.

“Kakak! Saya dah tahu sebab apa kakak kahwin!”
Kata Udin dengan girang.

“Sebab apa?”
Tanya Kakak Udin.

“Sebab gatal belakang!”
Jawab Udin yakin.

Bapa mereka yang terdengar perbualan Udin dengan kakaknya itu menyampuk,

“Salah nak… sebenarnya gatal depan……..”

KUE KRIM YANG LEZAT

Mike, yang sedang mengunjungi saudara laki-lakinya yang sudah berkeluarga dalam rangka merayakan natal, terkagum-kagum ketika mendapati keponakannya yang masih kecil sudah bisa membantu orangtuanya membuat kue.
Setelah mereka selesai membuat kue, Ibu Timmy mengijinkan Timmy menghiasi kue tersebut dengan krim. Ketika Timmy sudah menyelesaikannya, dia membawa kue tersebut dan ditaruh di atas meja.
Wah, kuenya kelihatan lezat sekali, Tim. puji Mike. Mike lalu mengambil sepotong kue dan menggigitnya sambil melihat ke kue-kue yang masih ada di piring. Tim, kue ini betul-betul lezat.
Setelah Mike menghabiskan satu potong kue, dia kemudian mengambil potongan kue yang kedua dan memberi komentar kepada Timmy. Kue-kue ini sangat indah dipandang mata, kata Mike. Bagaimana caramu menaruh krim di atas kue ini dengan begitu rapi, tidak belepotan kemana-mana?.
Sambil menunggu jawaban dari Timmy, Mike memakan potongan kue yang kedua dengan sekali gigit.
Lalu Timmy menjawab, Aku jilati saja krim-krim yang belepotan di atas semua kue itu.

KENDARAAN DI SURGA

Tiga pria meninggal dan masuk surga.

Surga mempunyai peraturan bahwa setiap orang jahat maupun orang baik akan mendapat kendaraan yang pantas dengan perbuatannya.

Lelaki pertama tiba dan malaikat bertanya, Berapa tahun kamu menikah?

Jawab lelaki pertama, 20 tahun.

Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?

Jawab lelaki pertama, 5 kali.

Baiklah, jawab sang malaikat, Kamu boleh masuk tapi hanya mendapat Kijang.

Lelaki pertama pun berlalu dengan Kijangnya.

Berikutnya adalah lelaki kedua. Berapa tahun kamu menikah?

Jawab lelaki kedua, 30 tahun.

Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?

2 kali.

Lumayan Kamu pantas mendapatkan BMW.

Tibalah kini lelaki ketiga dan malaikat pun mengajukan pertanyaan yang sama yang dijawab si lelaki ketiga, 50 tahun.

Berapa kali kamu mengkhianati istrimu?

Tidak pernah.

Luar biasa! Ini kunci untuk Ferrari.

Suatu hari, ketika lelaki pertama dan kedua tadi tengah mengendarai

mobilnya, mereka melihat lelaki ketiga duduk di tepi jalan sambil menangis.

Mereka menghampirinya dan bertanya Ngapain kamu nangis? nggak  puas sama Ferrari?

Jawab lelaki ketiga sambil mengusap air matanya yang tidak berhenti menetes itu, Tadi aku berpapasan dengan istriku yang sedang naik sepeda.

TAKUK KETABRAK KERETA

Seorang nenek tampak kebingungan di depan sebuah stasiun kereta.

Di kejauhan seorang anak muda melihatnya, dan akhirnya mendekati sambil bertanya Ada yang bisa saya bantu, Nek?

Si Nenek bertanya Kereta yang ke Jakarta jam berapa?

Oh, jam setengah empat, Nek.

Kalo yang ke Bandung? Si Nenek bertanya lagi.

Sebentar lagi, Nek jam setengah tiga jawab anak muda, Emangnya mau ke mana Nek?

Jawab Nenek, Nggak mau ke mana-mana kok, mau nyebrang aja, takut ketabrak kereta.

GADIS MATEMATIKA DAN GADIS LOGIKA

Ada dua orang gadis, salah satu dari mereka cara
berpikirnya MATEMATIS (M) dan yang lainnya cara
berpikirnya mengandalkan LOGIKA ( L) . Mereka berdua
pulang bersama melewati jalan yang gelap, dan
jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa
lama mereka berjalan.

M : Apakah kamu juga memperhatikan, ada seorang pria
yang sedang berjalan mengikuti kita kira2 sejak
tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya
khawatir dia bermaksud jelek.

L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita.

M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti
ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap
kita. Apa yang harus kita lakukan.

L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan,
yaitu berjalan lebih cepat.

M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich..

L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau
kita berjalan lebih cepat dia juga akan mempercepat
jalannya.

M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan
kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap
kita dalam waktu dua setengah menit

L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita
lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat
jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti
kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti
olehnya.

Setelah kedua gadis itu berpisah, ternyata Pria tadi
mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika
(L ). Gadis matematis ( M) tiba di rumah lebih dulu dan
dia khawatir akan keselamatan sahabatnya. Tapi, tidak
berapa lama kemudian, Gadis Logika (L ) datang.

M : Oh terima kasih Tuhan.. Kamu tiba dengan selamat.
Eh, gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?

L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.

M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan
kamu?

L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat
tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga
mengejar saya.

M : Dan dan..

L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya
di tempat yang gelap

M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?

L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan,
yaitu saya mengangkat rok saya..

M : Oh Lalu apa yang dilakukan pria tadi?

L : Sesuai dengan logika Dia menurunkan
celananya

M : Oh tidak Lalu apa yang terjadi kemudian?

L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat
roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang
berlari sambil memelorotkan celananya Dan akhirnya
aku bisa lolos dari pria itu

SAYA MAU KOMPLAIN

Yuyun masuk ke sebuah perpustakaan dan berdiri di depan seorang pegawai perpustakaan tersebut sambil berkata, Saya mau komplain!

Ada apa, Nona? sang petugas perpustakaan balik bertanya.

Minggu lalu aku meminjam sebuah buku dari perpustakaan ini, dan buku tersebut sangat tidak bermutu bagi saya! jelas Yuyun.

Memangnya kenapa, Nona?

Hurufnya kecil-kecil, tidak ada spasi, tidak ada paragrafnya, semuanya hanya huruf-huruf, tidak ada gambar menarik, dan yang paling menyedihkan, buku itu sama sekali tidak menceritakan apapun padahal ada banyak nama orang di dalamnya!

Petugas perpustakaan itu langsung terbelalak dan berkata, Aha . Jadi Andalah orang yang membawa buku telepon kami yang hilang minggu lalu!

HATI- HATI WAKTU DI WC

Kemarin gue pergi ke sebuah Mall Nongkrong sama temen-temen

Entah kenapa tiba-tiba perut terasa mulas. Langsung saja gue masuk ke WC yang saat itu kebetulan sepi.

Belum semenit duduk, saya denger suara bapak-bapak berkata : Gimana dik? baik-baik aja? Kedengarannya dari WC sebelah.

Kaget juga, karena gue nggak biasa ngobrol sama orang yang belum dikenal, maka saya jawab aja: Ya, baik.

Eh, tau-tau dia nanya lagi : Sekarang gimana, sudah terasa lega?

Wah pertanyaan macam apa sih itu? Ada-ada saja. Baru juga nongkrong semenit, jadi gue jawab sekenanya aja : Lumayan Pak, untung gak ngantri

Dia jawab lagi : Sama dong tapi saya ada sedikit masalah nih.

Gue jadi mulai curiga, lalu gantian gue yang tanya : Masalah apa, pak?

Dia langsung jawab : Iniii lho diajenggg ada orang aneh di WC sebelah ikut-ikutan jawab pertanyaan saya, gimana kalo nanti saya telpon lagi? Ya sampai nanti

IBU KURANG SUKA NAMA KAMU

Bu guru sedang mengabsen muridnya di kelas 1 sekolah dasar:

Guru: Nana Yuliani!
Nana: Saya, Bu!

Guru: Denny Hutagalung!
David: Saya, Bu!

Guru: Tono Sutono M!
Tono: Saya, Bu!

Guru: Tono, tolong kemari sebentar
Tono: Kenapa, Bu Guru?

Guru: Ibu agak nggak suka sama nama kamu. Kalo sudah Tono, jangan pake Sutono lagi. Jadinya aneh. Bilangin itu ke bapak ibu kamu, ya!?
Tono: Iya, Bu!

Guru: Ngomong-ngomong, M-nya itu singkatan dari apa?

Tono: Mutono, Bu!

ARTI SEBUAH PERSAHABATAN

Andi : Sejak Dodo, teman akrab saya pindah ke sekolah lain, saya jadi malas jajan ke kantin sekolah.
Rudi : Wah, sampai begitu besarkah rasa persahabatan di antara kalian?
Andi : Tidak juga. Hanya selama ini Dodo yang membayar bila kami jajan di kantin.

TERAPI UNTUK MENYEMBUHKAN GAGAP

Gagap: “Saya men mend… mendengar .. bah… bahwa Anda dapat mem … mem … membantu saya.”

Terapis Ucapan: “Ya, tentu. Silakan berbaring di kursi, melihat langsung di mataku, dan menghitung perlahan-lahan sampai sepuluh.”

Gagap: “O. .. satu, d. .. dua, ti … ti … tiga, ….. delapan, sembilan, sepuluh. Ini luar biasa, saya tidak tergagap lagi!”

Terapis Ucapan: “Okelah kalo begitu. Biaya terapinya tadi 300 dolar.”

Gagap: “B. .. b. .. ber … berapa banyak?!”

NAMA IBU

Dalam kelas baru murid sekolah dasar kelas 1. Seperti biasa terjadi kenal-mengenal antara guru dan murid.

Guru : Siapa nama kamu?

Murid : Amelia.

Guru : Kalau ibu kamu siapa?

Murid : Mama.

Guru : Maksud ibu, nama Ibu kamu?

Murid : Iya, Mama.

Guru : Okelah, bagaimana Ayah kamu panggil Ibu kamu?

Murid : Eh, monyet!

UDIN DAN JANDA MUDA

Mengandalkan kekayaan orangtuanya, walaupun sekolahnya drop-out, Udin tidak merasa rendah diri. Bahkan ia berhasil mengawini dengan bangga seorang janda muda yang cantik.

Resikonya, sang istri kelihatan tidak pernah merasa puas. Dan saat ini Udin mulai mengungkapkan perasaannya:

Udin: Tapi, sayangku! rayunya. Aku sudah melakukan segala sesuatu yang aku bisa untuk membuatmu bahagia. Terutama sejak malam pertama kita, sayangku.

Sang istri: Tapi engkau tidak melakukan satu hal seperti yang dilakukan suami pertamaku untuk membuatku bahagia. jawab sang istri.

Udin: Sebutkan apa saja itu, sayang. kata Udin dengan nada rayuannya.

Sang istri: Meninggal. jawabnya bahagia.

SAYA BERSEDIA MELAKUKAN APAPUN

Seorang mahasiswi seksi yang terancam gagal ujian mendatangi kantor dosennya yang masih muda. Dia melirik ke sekililingnya sebentar, menutup pintunya, dan langsung berlutut di hadapan sang dosen sambil memohon.

Pak Dosen, Saya bersedia melakukan apapun juga agar lulus ujian., ujarnya sambil melirik genit.

Lalu sang mahasiswi mendekat ke arah dosennya, menyibakkab rambutnya, menatap matanya penuh arti. Kalau Bapak masih belum mengerti maksud saya bisiknya, Saya bersedia melakukan apapun, apa saja yang Bapak mau

Dosen muda tadi membalas tatapannya, Apapun?

Apapun!, jawab sang mahasiswi secepatnya.

Suara dosen itu melembut, Apapun?

Apapun.

Akhirnya Pak dosen berbisik, Maukah kamu belajar?

5 TIPS AGAR TIDAK DI RAMPOK

1. Untuk rumah, pasang perangkap tikus sebanyak mungkin, letakkan umpan emas atau besi atau duit.

2. Untuk melindungi kereta anda, langgar apa-apa agar kereta anda kemek, pancitkan tayar anda, beli rim second hand yang buruk, beli ezsos paling murah dan jangan letak stiker pada kereta anda.

3. Untuk motor, pancitkan tayar, cabut spark plug dan sentiasa memastikan tangki minyak kosong.

4.Untuk anak anda, beli pakaian bundle untuk mereka pakai, beri hanya 50 sen sehari pada mereka.

5. Untuk anda sendiri, jangan suka menunjuk (berdosa tau !!!)

KHASIAT TELUR SEPARUH MASAK

Aziz dan Ani membawa anak lelaki mereka yang berusia 6 tahun ke klinik. Walaupun pada mulanya agak malu dan segan, akhirnya mereka membuka mulut juga menceritakan kebimbangan mereka tentang kemaluan anak mereka yang agak kecil berbanding kanak-kanak lain yang sebayanya.

Selepas melakukan pemeriksaan, doktor berkata,
“beri makan telur separuh masak setiap pagi. Lama-lama besarlah tu.”

Besok pagi, apabila anak lelaki mereka hendak bersarapan, terkejutlah dia melihat ada 10 biji telur di meja makan.

“Telur ni untuk saya ke mak?”, tanya si anak.
“Engkau makan dua biji saja. Yang lain tu untuk ayah
kau punye”, kata emaknya.
Ha……..Lu Pikir ajah sendiri……

Satu Tanggapan to “Kelakar I”

  1. Boyoung Says:

    banget…lucu..,! gue funnies gtu..! trims banget….!arigato & der dang..Thank U’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: