Puisi Untuk Ibu

Ibu adalah sosok wanita yang kuat, yang tak pernah letih menyayangi anaknya, bahkan ia rela bekorban demi membesarkan anak yang ia sayangi, Iapun tak pernah mengharapkan kasih sayang yang ia berikan untuk anaknya kembali ia rasakan, melainkan seorang anak yang menyadari pengorbonan ibunya….( Ibu Engkau Seperti Malaikat ).

Contoh Puisi Ibu..

Sumber Materi : Berasal dari Teman – Teman Kita yang Baik.

PUISI UNTUK IBU

ibu engkau lah inspirasi bagi ku ibu.
ibu aku sayang sama ibu.
ibu enkau lah yg telah melahirkan ku.
kau lah yg telah mengurus ku ibu.
ibu aku sayang sama ibu.
ibu ampunilah bila aku bersalahibu.
ibu aku bersujud di telapak kaki mu ibu.
ibu ibu ibu aku sayang sama ibu.
ibu aku sa yang sama ibu.
ibu jika aku punya dosa sama kamu ampunilah dosa ku ibu.
aku cinta sama ibu.
cinta ku sama ibu besar sekali.
ibu aku sayang sama ibu.
ibu aku cinta sama ibu lebih dari yg papu ibu.
ibu ibu ibu maaf kan kesalahan ku ibu, dosa ku ampunilah ibu.
ibu engkau lah yg telah mengurus ku dari kecil hingga dewasa.

KARYA;RIKA.S.M.W.
KLS;5
SDN;BAROS 3
RUMAH;RM.MAMAYU
—————

Wanita Cahaya Syurga

kerlip bintang mampu menghapus putus asa itu….
matahari yang bersinar bisa menutupi kesedihannya…
senyumannya yang menyejukan jiwa, laksana bulan purnama bercahaya terang…
kesendirianku terhampus lembaran kebahagiaan yang dia berikan…
cahayanya bagaikan segumpal cahaya yang mampu menerangi seluruh alam…
tatapan matanya yang bersinar seperti air yang menampakkan wajah cantiknya…
setetes demi setetes air wudhu membasahai raganya…
doa demi doa menyiram hatinya…
ketika sayap-sayapnya terbakar,dia berusaha membuat sayapnya itu utuh!…
kesabarannya setia menemani hariku yang ceria….
dia yang selalu menyalakan cahaya-cahaya yang redup dalam hidupku…
dia selau menaruh sepotong harapannya agar dunia semakin bersyukur dan bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan terutama pada anak-anaknya…
dia yang selalu mengajarkan dunia untuk mngerti kingkungannya terutama pada anak-anaknya…
karena dia adalah wanita cahaya syurga yang selalu membuat kita mngerti apa arti dari saling menghargai dan arti dari saling membahagiakan…

penulis : Aqika Demira Bilqisthy
SMP Islam AL-AZHAR 20
CIANJUR

Pahlawan sepanjang masa

masih ku pandang kini senyum indah darinya.
sungguh ku tak ingin lagi melihat tangisanya hanya karena derita.
tiap tetes peluh yang ia alirkan
tiap tetes darah perjuangannya
yang membawaku mengenal dunia fana ini.
takkan pernah ku lupa
hingga akhir nafas ini,
yahh, aku masih mau teru bersamanya
tentunya dalam keadaan berjaya…

IBU

Kau rangkai kata2 hingga menjadi sebuah ungkapan…
Kau buka hati hingga menjadi cerminan kata…
Kata yg trungkap adlh uraian isi ht…
Isi hati yg trsayat sembilu…
Kau lalui hri wlau tnpa rsa bhgia…
Kau rangkuh wktu wlau sdih trasa…
Ibu..apakah rsa tu yg slalu engkau rsakan..??
Ibu..apakah drita mu kan brakhir..??
Ibu..akankah rsa pdih mu brubah mnjadi sang lembayung senja..??
Ibu..ma’af kalau anak mu tak bsa mbuat mu slalu bahagia…

TERIMA KASIH IBUKU TERSAYANG

IBU…..
kau bagai rembulan di hidupku,bagai matahari yang menyinari pagi dengan kehangatannya,&kau bagaikan bidadari dalam hidupku.
IBU…..
betapa besar pengorbananmu pada anak2-mu,9 bulan kami ada dalam kandunganmu,
hingga kau mengorbankan nyawa saat melahirkan kami ke dunia ini & membesarkan kami dengan kasih sayangmu yang tulus sejernih air yang mengalir disurga.
IBU…..
beribu2 ku ucapkan terima kasih padamu,
walau ucapan terima kasih ku takkan pernah cukup dengan semua pengorbanan dan kasih sayangmu selama ini.
IBU…..
aku berjanji akan menjadi anak yang terbaik bagimu,
TERIMA KASIH IBU

Buat mak

Aku ingat lautan yang pecah dimatamu
sewaktu aku menuju jauh lepas diderit pintu
dan wewangian nafasmu yang menyapu mukaku
pada dendang penghantar kantuk sebelum subuh
aku ingat itu
ada yang tak terserap waktu
kecupan lembut dikeningku
hangatnya sungguh tak lekang dari jiwaku
aku rindu dan rindu
mak…
aku ingin kembali pada purnama yang telah jauh
pada piawai jemarimu yang lembut mengusap rambutku
barang sekejappun aku rela
aku hanya ingin mengulang ritual menyiangi rerumputan dilaman
menyusuri pematang dengan gelak kanak kanakku di pangkuanmu
mak…
rinduku memuncak, sangat…!
padamu…
pada kekasih abadi, hidup dan mati.

Bundaku sayank

Lihatlah kami Bunda
Lihatlah senyum kedamaian Malam ini
Kita meminta penuh harap
Kepadamu ya Rob untuk kau Ridhoi
Kami hadir sepakat merajut angan
Sesuai bersujud ketika matahari kembali keperluan
Masi terasa pelukan do’a di atas sajadah penuh makna
Ma’afkan kami Bunda
Do’aku , do’a bunda yang penuh makna
Yang senantiasa memohonkan ampun
Dosa-dosa kita yang tak pernah berakhir
Do’amu Bunda
Sebagai penyejuk hati yang kadang pecah
Sebagai ujian dan cobaan yan g kadang abis menjebak iman kita
Malam ini mari kita berpetualang mencari ridhonya
Tuk meraih cita dan cintailah Dalam mahliga Surga .

ibu . .

kau yang tlah melahirkan aku di dunia ini . .
kau slalu ada di stiap aku butuh dan aku terjatuh di dalam suatu maslah . .
kau sangat berarti untuk ku . .
maaf kan aku yang slama ini aku selalu menyakiti mu . .
belaian kasih sayang yang kau berikan tak ada yang dapat menggantikan . .
kau selalu memberiku semangat dalam menjalani smua ini . .
kau rela memberikan apa saja yang kau miliki untuk ku . .
kau korban kan sluruh jiwa dan raga mu saat kau melahirkan aku. .
kesabaran mu tiada dua’ny . .
aku sangat menyanyangi mu . .
aku ingin ibu slalu di sisi ku . .
aku gag pengen ibu jauh dari hidup aku . .
I LOVE YOU MOM . .

Ga Butuh Hari Ibu

kemarin, hari ini
dan esokpun tetap dalam darahmu Ibu
tapi dia
aku enggan meyapanya ibu
tak sudi ku memanggilnya bunda
kan putus sebagai mama
terbuang dari umy, apalagi ina’
memahami air mata yang kau rampas
mengenangmu hanya dalam tragedi
bukan menyapa tuk memahat rindu
dan juga bukan mengharap serpihan tangga
meskipun dekat dan nyata
namun jauh dan musnah
bukankah malam merindu pagi
atau rindu takdir nan pasti
ku telah memastikan esok kan menangis
moga air mata kan hadir dalam pelukanmu
meski sekejap nan pasti
menukar angin atau hujan
demi air dan mata
tapi jika tidak!
tak akan kupanggil ina’
dan Ga Butuh Hari Ibu

Harum peluhmu,IBU.

Kurasakan harum peluhmu di pelupuk hati
Dekap pelukmu,damaikan jiwa menapak dunia
Aku tertimang pada dia yg mendendangkan syair kehidupan dalam temaram sang Jagat
Kaulah IBU yg memalaikat jiwa
Aku memahakan setiap denyut pengorbananmu
Di pelupuk mata,hati dan jiwa,ak ingin melihat senyummu,IBU.
Aku merindumt,,,sampai kapanpun.!
Engkaulah ibu yg mengejakan rumus hidup padaku
Tiada akhir bagiku untuk menyayangimu,IBU.

rindu bunda

membuyar,
raut lelah pada senyuman bunda
tertatih
menanti sang buah hati berkelana
mengapa memberat tanya pada senyumnya
dan
waktu jua yang melumat egonya
meski tak merasa dekapnya
senyumnya tlah berkaca
menilai kehadiran buah hatinya yang terluka
kasihnya memang sepanjang masa

SEPENGGAL PESAN UNTUK IBU

Untuk Ibu yang sekarang di Arab saudi-
Saat kau pulang nanti
bunga bunga berbaris rapi
menghafal bau keringatmu
membaca coret baktimu
Saat kau pulang nanti
tak ku biarkan kau sendiri
berhentilah meninggalkan negri
kini ku siap untuk mengganti
saat kau pulang nanti
kan ku buat kau sewangi melati
meski kini kita merasa sepi
namun cintamu abadi
email :: farhan_ganda@yahoo.com
Email Facebook: farhan_ganda@yahoo.comIBU

 

IBU..
Ibu Dari segumpal darah aku d ciptakan
sekelumit kehangatan jiwa
penuh suka cita akan hadirku
sembilan bulan kau mengamdungku
sepenuh jiwa berjuang hanya untukKu
jerit tangis bagai nyanyian kebahagiaan
se0lah tax ada gurat drita d wjhmu
kau aJarkan ku semua..
Tasbihmu terlantun hanya tuk namaku
sujudmu kau curahkan atas namaku
ibu.. Surga yg kau janjikan
bahagia yg kau curahkan
seolah tak kau dengar rengek d mulutku
ibu… Kaulah segalanya untukKu
kaulah hidup terindahku.
email friendster: nay.gadies@yahoo.co.id
Email Facebook: Gadiez_mini@yahoo.com
Tentang anda: Aku kadang orangnya cuex v kadang humoris.. Heuheu

Mama

KETIKA KU PANDANG BINTANG YANG BERSINAR
AKU TERINGAT KEMBALI AKAN DIRIMU
KETIKA AKU TUMBUH DARI RAHIMMU….
WAKTU TERUS MENGALIR
BAGAI DESAH ANGIN
KETIKA TUBUH KU GEMETARKAU MEMBERIKAN DEKAPAN
TAK TERASA AKU TUMBUH DEWASA
DAN KAU MENJADI TUA
TAPI CINTAMU TETAP ADA
WALAU KAU MENINGGALKAN DUNIA YANG FANA……..
AKU INGIN KEMBALI BERSAMAMU
TERTAWA DENGAN PENUH CANDA
DIBAWAH SINAR KALBU
YANG MEMBERIKAN KEHANGATAN DUNIA………
SEMOGA KAU DISANA DAPAT BERISTIRAHAT
MELEPASKAN SEMUA BEBAN
KEHIDUPAN DUNIA PAHIT
DAN DI TEMANI SINAR REMBULAN… 

Terima Kasih Atas Partisipasi Teman – Teman Semua !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: